Skip to main content

Day 22: Write About Today

10 Oktober 2022! Selamat Hari Kesehatan Mental Sedunia!

Bagaimana perasaanmu saat ini? Akhir-akhir ini topik berita nasional cukup membuat resah, ya? Miriiis sekali bagaimana institusi yang bertugas melindungi dan mengayomi masyarakat malah menjadi penyebab Tragedi Kanjuruhan terjadi. Setidaknya 131 korban meninggal dan ratusan lainnya luka-luka akibat terjebak dalam ruangan yang disemprotkan gas air mata yang apabila terpapar bisa membuat mata panas seperti terbakar, gangguan pernapasan, serta kemungkinan jangka panjang mengalami gangguan stress pasca trauma atau post-traumatic stress disorder (PTSD). Gangguan mental tidak hanya berefek bagi korban yang berhasil selamat, namun bagi keluarga yang ditinggalkan dan orang-orang terdekat juga memiliki resikonya.

Saya jadi teringat dengan bunyi sila Pancasila yang kedua. Kemanusiaan yang adil dan beradab. Betapa komprehensif dan bijaksananya para pendahulu kita dalam merumuskan setiap sila yang bersumber dari nilai-nilai kebaikan bangsa yang seyogyanya mampu dihayati, diinternalisasi dan diamini oleh seluruh Warga Negara Indonesia khususnya bagi yang diamanahi untuk melayani masyarakat.

Pancasila seharusnya menjadi acuan kita semua dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara. Wajib hukumnya memanusiakan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa. Saling menghormati, saling menghargai sesama. Tidak memandang rendah sesama manusia. Semoga tidak ada lagi tragedi memilukan yang merenggut hak manusia untuk diperlakukan dengan adil dan beradab.

Comments

Popular posts from this blog

The couple met in 2022

The couple met in 2022. They went hiking with her high school friends, their mutual friend asked him to join. He thought that the girl has a boyfriend so he only admire her without saying "hi." Conversation started after he followed her Instagram account. She is happy because he let her be herself. He is happy because he feels comfortable with her. They married to each other in 2023. 

The couple trip: Karimun Jawa

Thanks to suamiku yang ngurusin itinerary dengan sangat apik, akhirnya kita sampai di Karimun Jawa, yay! Apresiasi banget buat fleksibilitasnya karena cuaca akhir tahun nggak menentu jadi harus otak-atik schedule supaya semua spot berhasil kita datengin. Without any further ado, buat teman-teman yang mau nge- trip  ke Karimun Jawa tanpa ikut tour, silakan disimak yaa. ... Day 1 Perjalanan dimulai tanggal 23 Desember, dari dua minggu sebelumnya kami booking tiket travel Rimba Raya Premium via Traveloka berangkat dari SPBU Pabelan Sukoharjo dengan tujuan akhir di Pelabuhan Kartini, Jepara. H-1 dapat chat reminder untuk keberangkatan besok, untung suami 'ngeh' kalau jadwal keberangkatan 17.15 reschedule jadi jam 16.00. Kursinya nyaman kayak kursi pijet gitu menurutku, tidur-bangun tidur-bangun sampai deh kami di Jepara. Di Jepara kami menginap di Homestay 89 new yang kami booking via Agoda, nyaman banget kamarnya bersih dan terawat, full AC, bahkan ada TV-nya juga untuk ...

Day 5: My Parents

Seperti yang gue tulis di postingan hari ke dua , gue adalah anak yang bersyukur dilahirkan dari kedua orangtua yang seperti kedua orangtua gue. Padahal seperti remaja kebanyakan, dulu gue juga sempat berharap orangtua gue adalah orangtuanya temen-temen gue. Terus apa yang membuat gue jadi bersyukur sekarang? 1. Orangtua gue well-planned Banyak hal yang nggak gue sadari saat itu, ternyata berdampak buat gue saat ini. Gue adalah anak pertama dan baru punya adik di usia 6 tahun, di tahun yang sama gue masuk sekolah TK. Menurut gue keputusan orangtua gue untuk ngasih jarak lahir setelah gue mulai sekolah adalah ide yang brilian abis, sih. Hal ini bikin masa kecil gue merasa disayang dan cukup punya banyak memori kebersamaan yang bahkan masih gue inget sampai saat ini.  2. Orangtua gue keduanya bekerja Ini juga termasuk yang baru gue sadari sekarang, sih. Punya ibu yang bekerja, tuh, entah kenapa lebih dihormati aja. Dimaklumi juga kalau nggak ikut ngegosip sama tetangga karena punya u...