Skip to main content

Merasa Cukup


Tadi pagi, mungkin setelah sahur, seorang teman mengirimkan pesan kepada saya “Cewek mau diajak tinggal di apartemen kayak gini gak sih?” Dia kirimkan desain tata letaknya. Saya pelajari, “Segede kamar hotel ya. Ya sesuai kebutuhan masing-masing sih, kalau dia minimalis parah mungkin mau, wkwkwk” jawab saya.


Lalu dia bertanya lagi, kalau saya inginnya seperti apa. Saya jawab kalau saya sepertinya ingin tempat tinggal yang ada livingroom-nya supaya lebih besar sedikit. Mungkin ya, seperti itu bayangan saya.

Setelah saya terpapar dengan minimalisme saya merasa cocok untuk menerapkannya di rumah saya nanti. Tidak perlu rumah yang besar karena semakin besar rumah akan semakin besar juga waktu, usaha dan biaya untuk merawatnya. Sesuai kebutuhan saja, dan sesuai budget juga tentunya. Saya tidak ingin membuang waktu untuk memoles apa yang saya punya terus menerus tanpa peduli pada sekitar.

Saya belum tahu akan jadi apa 10-20 tahun lagi. Semoga saya di masa depan sudah merasa cukup dengan diri saya dan mudah-mudahan sedang sibuk untuk dapat lebih banyak memudahkan orang lain.

Comments

Popular posts from this blog

The couple met in 2022

The couple met in 2022. They went hiking with her high school friends, their mutual friend asked him to join. He thought that the girl has a boyfriend so he only admire her without saying "hi." Conversation started after he followed her Instagram account. She is happy because he let her be herself. He is happy because he feels comfortable with her. They married to each other in 2023. 

The couple trip: Karimun Jawa

Thanks to suamiku yang ngurusin itinerary dengan sangat apik, akhirnya kita sampai di Karimun Jawa, yay! Apresiasi banget buat fleksibilitasnya karena cuaca akhir tahun nggak menentu jadi harus otak-atik schedule supaya semua spot berhasil kita datengin. Without any further ado, buat teman-teman yang mau nge- trip  ke Karimun Jawa tanpa ikut tour, silakan disimak yaa. ... Day 1 Perjalanan dimulai tanggal 23 Desember, dari dua minggu sebelumnya kami booking tiket travel Rimba Raya Premium via Traveloka berangkat dari SPBU Pabelan Sukoharjo dengan tujuan akhir di Pelabuhan Kartini, Jepara. H-1 dapat chat reminder untuk keberangkatan besok, untung suami 'ngeh' kalau jadwal keberangkatan 17.15 reschedule jadi jam 16.00. Kursinya nyaman kayak kursi pijet gitu menurutku, tidur-bangun tidur-bangun sampai deh kami di Jepara. Di Jepara kami menginap di Homestay 89 new yang kami booking via Agoda, nyaman banget kamarnya bersih dan terawat, full AC, bahkan ada TV-nya juga untuk ...

Day 5: My Parents

Seperti yang gue tulis di postingan hari ke dua , gue adalah anak yang bersyukur dilahirkan dari kedua orangtua yang seperti kedua orangtua gue. Padahal seperti remaja kebanyakan, dulu gue juga sempat berharap orangtua gue adalah orangtuanya temen-temen gue. Terus apa yang membuat gue jadi bersyukur sekarang? 1. Orangtua gue well-planned Banyak hal yang nggak gue sadari saat itu, ternyata berdampak buat gue saat ini. Gue adalah anak pertama dan baru punya adik di usia 6 tahun, di tahun yang sama gue masuk sekolah TK. Menurut gue keputusan orangtua gue untuk ngasih jarak lahir setelah gue mulai sekolah adalah ide yang brilian abis, sih. Hal ini bikin masa kecil gue merasa disayang dan cukup punya banyak memori kebersamaan yang bahkan masih gue inget sampai saat ini.  2. Orangtua gue keduanya bekerja Ini juga termasuk yang baru gue sadari sekarang, sih. Punya ibu yang bekerja, tuh, entah kenapa lebih dihormati aja. Dimaklumi juga kalau nggak ikut ngegosip sama tetangga karena punya u...