Tadi pagi, mungkin setelah sahur, seorang teman mengirimkan
pesan kepada saya “Cewek mau diajak tinggal di apartemen kayak gini gak sih?”
Dia kirimkan desain tata letaknya. Saya pelajari, “Segede kamar hotel ya. Ya
sesuai kebutuhan masing-masing sih, kalau dia minimalis parah mungkin mau,
wkwkwk” jawab saya.
Lalu dia bertanya lagi, kalau saya inginnya seperti apa.
Saya jawab kalau saya sepertinya ingin tempat tinggal yang ada livingroom-nya supaya lebih besar
sedikit. Mungkin ya, seperti itu bayangan saya.
Setelah saya terpapar dengan minimalisme saya merasa cocok untuk menerapkannya di rumah saya nanti. Tidak perlu rumah yang besar karena semakin besar rumah akan semakin besar juga waktu, usaha dan biaya untuk merawatnya. Sesuai kebutuhan saja, dan sesuai budget juga tentunya. Saya tidak ingin membuang waktu untuk memoles apa yang saya punya terus menerus tanpa peduli pada sekitar.
Setelah saya terpapar dengan minimalisme saya merasa cocok untuk menerapkannya di rumah saya nanti. Tidak perlu rumah yang besar karena semakin besar rumah akan semakin besar juga waktu, usaha dan biaya untuk merawatnya. Sesuai kebutuhan saja, dan sesuai budget juga tentunya. Saya tidak ingin membuang waktu untuk memoles apa yang saya punya terus menerus tanpa peduli pada sekitar.
Saya belum tahu akan jadi apa 10-20 tahun lagi. Semoga saya
di masa depan sudah merasa cukup dengan diri saya dan mudah-mudahan sedang
sibuk untuk dapat lebih banyak memudahkan orang lain.

Comments
Post a Comment